Kantor Dikpora Solo Digeruduk

SOLO – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota (Dikpora) Surakarta, Rabu (9/7).

Mereka menyampaikan protes dengan pengumuman penerimaan siswa baru atau yang kini disebut penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online yang dinilai kacau.

Dengan suara yang keras dan wajah penuh emosi, mereka mendatangi kantor Dikpora untuk menanyakan kejelasan pengumuman. Sebab, data yang terpampang di internet tidak valid bahkan tidak bisa diakses.

Mereka mempertanyakan alasan anak mereka tidak diterima di sekolah yang dituju. Padahal, berdasarkan persyaratan atau passing grade yang ditentukan oleh sekolah, nilai anak mereka sudah mencukupi untuk menjadi siswa.

ST Haryono, orang tua siswa asal Jagalan, Jebres mengaku sudah berada di kantor Dikpora sejak pukul 10.00. Sebab berdasarkan jadwal, pengumuman akan dilakukan pukul 11.00. Namun, kenyataannya hingga pukul 12.00, tak kunjung ada pengumuman.

Sedangkan situs Dikpora juga ngadat alias tidak menampilkan data yang diinginkan. ”Berdasarkan jadwal pukul 11.00 sudah ada pengumuman, tetapi sampai pukul 12.30 tidak ada pengumuman, bagaimana ini?” ujar Haryono.

Yang lebih membuatnya kesal, anaknya yang mempunyai nilai 28.15 dan mengambil pilihan di SMAN 6 tidak diterima. Tetapi, siswa dengan nilai di bawahnya yakni 27.09 justru diterima. Atas hal itu dia ingin mendapatkan kejelasan dari Dikpora.

Ternyata hal serupa juga dialami puluhan calon siswa baru. Albert Suwandi, orang tua siswa yang lain menyatakan sistim online Dikpora benar-benar kacau. Nilai anaknya adalah 28.05, namun tidak diterima di SMAN 6. Padahal, pendaftar lain yang nilainya hanya 27.95 diterima di sekolah itu.

”Ini kan tidak jelas dan kacau. Masa nilai yang seharusnya masuk malah tidak tercantum. Dikpora ini bagaimana? Mendata kok kacau sekali,” ujarnya dibenarkan puluhan para orang tua lainnya.

Keributan dan kepanikan dari para orang tua terus berlanjut. Sebab tidak ada penjelasan dari Dikpora atas kekacauan itu. Tak ayal, kata-kata kesal dan cenderung kasar terlontar dari mulut para orang tua siswa tersebut. Me-rekapun berkumpul di depan sekretariat PPDB Online, menunggu jawaban dari pihak yang berwenang.

Dijamin Tidak Merugikan

Dian Rineta, kasi Perencanaan Subdin Bina Program akhirnya menjelaskan, bahwa ada kekacauan pada sistim sehingga pelaksanaan pengumuman ditunda untuk sementara waktu. Akan tetapi dia berjanji, bahwa siswa yang nilainya melebihi passing grade yang sudah ditentukan, dijamin akan masuk. ”Memang ada trouble dan ini sedang dalam pembenahan,” terangnya.

Namun para orang tua siswa merasa tidak puas. Sebab, tidak ada penjelasan kapan situs Dikpora bisa diakses kembali. Selain itu, mereka berharap ada pernyataan tertulis atau jaminan dari dinas jika anak mereka diterima.

Menanggapi hal itu Dian Rineta meminta agar mereka mencatat nama anak-anak yang nilainya di atas passing grade. Data itu akan diverifikasi kembali untuk nantinya dimasukkan dalam database panitia PPDB Online. (H46-50)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: