Menelisik pembuat PPDB Online Solo tahun 2008

Hasil penungguan masyarakat solo selama 3 hari ini ternyata mengecewakan. Pengumuman PPDB online yang dikerjakan Oleh Disdikpora GAGAL. Siapakah yang mengerjakan PPDB Online ini..

Ternyata yang mengerjakan adalah mahasiswa.. bayangkan saja pekerjaan seperti ini dikerjakan oleh orang yang tidak jelas keprofesionalannya. Mahasiswa manakah dia.. telisik hasil telisik adalah mahasiswa D3 TKJ. Wah Mahasiswa D3 mengerjakan seperti ini belum lulus lagi. bagaimanakah sebenarnya D3 TKJ ini lihat uraiannya seperti di bawah ini

D3 TKJ adalah Program beasiswa yang diberikan kepada lulusan fresh graduate dan non fresh graduate. Program ini diselenggarakan disetiap kota di indonesia. Di solo providernya ada beberapa antara lain AUB, UNS dan UNSA. Namun ternyata untuk yang UNS ada beberapa kendala seperti yang disampaikan mas Kurnia dalam blog nya seperti ini

Mahasiswa ini kuliah dalam 1 semester sekitar 2 bulan saja. selebihnya adalah praktek ke lapangan. Dilihat dari dasar-dasar teorinya bisa dipastikan mahasiswa ini Lemah. Oleh karena itu untuk yang UNS, UNS tidak mau mengeluarkan Ijazah jika standard kelulusannya tidak sama seperti mahasiswa D3 Reguler.

Jadi apakah D3 TKJ Qualified ? masih dipertanyakan keberadaanya.

7 Responses

  1. Membaca artikel PPDB solo, sangat memprihatinkan, sebaiknya pekerjaan seperti itu dikerjakan yang profesional, karena menyangkut masa depan anak bangsa .Dan langkah yang harus ditempuh oleh pemkot adalah segera melakukan study banding ke daerah yang telah melakukan PPDB online secara lancar.Saya melihat daerah yang berasil melakukan ppdb online adalah kota magelang .

  2. Kalau boleh tahu alamat untuk PPDB Online kota Magelang dimana nggih? saya cari-cari di Google kok ngga ada…

  3. Url : http://www.psbsekolah.com kalo boleh kita memberi masukan , pekerjaan besar seperti itu harus ada jasa konsultan yang bener-bener mengerti tentang PPDB Online, jadi kita tidak usah saling menyalahkan , mari kita bangun bersama IT khususnya tinggkat pendidikan di surakarta .Sekedar info aja untuk konsultan PPDB di kota magelang hotline 08886944744

  4. Kesimpulan PPDB Online solo
    Membaca Blog tentang PPDB Online Solo kelihatannya ada fihak yang belum mengerti, ada yang merasa benar, ada yang membela diri dengan bergagai macam alasan.

    Nggak usah ribut-lah nggak saling membela diri, biarkan kami memebrikan kesimpulan tentang PPDB Online solo yang tiap hari keluar di media cetak maupun elektronik yang membuat kami prihatin juga.

    Perdebatan ini semoga selesai di kesimpulan ini, harapan kami semoga tahun depan tidak ada fihak-fihak yang di rugikan.
    Kesimpulan
    1. DISDIKPORA Solo tidak becus melaksanakan PPDB Online .
    2. Kesalahan fatal pada team IT yang belum profesional, belum punya kemampuan di bidangnya.
    3. Masyarakat Solo khususnya di buat resah dengan Kesalahan ini sehingga kasus ini berlarut-larut, kasihan nama baik pak wali kota.
    4. DISDIKPORA tidak pernah mau menerima kritik maupun saran saat sebelum, saat maupun setelah PPDB ini dilaksanakan terkesan membela diri

    Demikian kesimpulan analisa kami Apabila DISDIKPORA masih ngeyel, silakan naik banding. Karena fakta-fakta yang tertuang di blog tidak bisa terbantahkan.

    Semoga DISDIKPORA mengakui kesalahan ini dengan sesungguh-sungguhnya tidak usah banyak ngeyel dengan berbagai macam alasalan banyak-banyaklah beristighfar.

  5. sepakat Mr Pemerhati IT..
    kalo tidak mengaku salah…okey lah mungkin di DUNIA Anda selamat…but…di AKHIRAT..neraka menanti Anda..tobatlah sebelum pintu tobal Anda di tutup…

  6. Ya kita tidak bisa boleh saling menyalahkan, harus selalu positif thingking.. tapi kalau yang sudah pasti salah harus legowo juga donk😀, jangan terus melempar kesalahan.

    kalau kita perhatikan DISDIKPORA mengapa tahun ini mereka mau sendiri/mandiri itu adalah langkah yang bagus dan berani, namun terlalu berani sehingga bisa dikatakan ceroboh.

    Beberapa hal kenapa bisa dikatakan ceroboh seperti yang disampaikan pemerhati IT diatas, hal lain lagi kenapa mereka kok tidak menggunakan konsultas IT yang sudah teruji..

    mungkin DISDIKPORA juga ingin menghemat biaya betulkah? atau biar biayanya masuk ke kantong sendiri? entah apapun alasannya, mereka sendiri yang tahu dan biar lan menjadi urusan mereka dengan tuhan mereka, kita tidak perlu ambil pusing. cuman yang jadi persoalan perlu kenapa usha ingin menghemat jadi ceroboh?..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: