PPDB Kacau, Mahasiswa UNS Dituding Biang Kerok

SOLO – Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo mengaku salah ketika mengemban tugas melaksanakan PPDB Online 2008. Pemakaian tenaga teknisi yang masih kuliah menyebabkan pelaksanaan pengumuman PPDB kacau.

Di luar perkiraan, 20 teknisi mahasiswa Diploma III Teknik Komputer Jaringan (TKJ) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yang dipakai belum mumpuni. Hal ini diungkapkan Ketua Panitia PPDB Online Budy Sartono, di hadapan anggota Komisi IV DPRD Solo, kemarin (15/7). “Terus terang, SDM (sumber daya manusia) yang kami sediakan tidak mampu mem-back up pelaksanaan PPDB Online. Sehingga, terjadi kesalahan pada pendataan di internet,” katanya.

Pemberdayaan mahasiswa ini sebetulnya berawal dari keinginan dispora untuk mandiri. Namun, berhubung SDM dispora belum siap, terjadilah kekacauan. Kalangan anggota DPRD Solo pun menegaskan dispora untuk membenahi hal ini. “Kalau inginnya mandiri, tapi terlalu nggege mongso (tergesa-gesa), hasilnya malah mengecewakan masyarakat. Saya minta harus dievaluasi,” tegas anggota komisi IV Budhi Hartanto.

Budi menilai dispora terlalu sembrono mengambil langkah memberdayakan mahasiswa. Apalagi, para mahasiswa itu tidak didampingi satu pun konsultan ahli di bidangnya. “Taruhlah, ada satu orang yang ahli dibidang IT dilibatkan. Tentunya ketika ada kesalahan teknis bisa ada yang mengarahkan,” ujar politisi dari PKS ini.

Efendi Siahaan, wakil ketua komisi IV menambahkan dispora terlalu percaya diri. Dia juga menyayangkan analisis awal dispora, bahwa kekacauan yang terjadi dalam PPDB karena ulah hacker (pembajak).

Selain SDM yang lemah, sistem yang digunakan memang berbeda ketika PPDB masih dipegang Pusat Komunikasi UNS. Ketika itu, semua data pendaftar dari sekolah sebelum masuk server diverifikasi di masing-masing sekolah. Setelah lengkap, baru dimasukan ke server PPDB. Tahun ini, data yang terkumpul langsung dimasukan ke server tanpa diverifikasi sekolah. Sehingga, ada beberapa data yang tercecer. (un/tej)

sumber radarsolo

13 Responses

  1. mahasiswa d3 baik yang ada di uns dan di aub, tugasnya hanya sebagai pendamping di sekolah yang mengikuti psb online (di smp dan di sma), jumlah pastinya di uns sebanyak 13 orang dan di aub sebanyak 48, sedangkan teknis mahasiswa d3 yang ada di aub, yang entri data calon adalah masing2 sekolah yang melaksanakan psb online, mohon maaf jika bpk budi sartono keliru menyampaikan informasi, demikian makasih

  2. Saya dapat info langsung dari teman2 di dinas dikpora, sebenarnya BIANG KEROK yang sesungguhnya adalah :
    1. Budy Sartono, orangnya sok merasa pintar, gila popularitas dan berambisi jadi kepala dinas dikpora. Sebagai ketua panitia mestinya dia bertanggung jawab atas semua kekacauan ini, tapi selalu mencari kesalahan orang lain.
    2. Muh. Kasmadi, guru TI SMK N 2 Solo, ini orangnya sebenarnya dulu baik, tapi sejak zaman IT digulirkan pak Gatot HP dir.dikmenjur dia seperti monyet rebutan kacang sehingga perilakunya tak terkendali, merasa bisa. Liat saja di blog dia, begitu bangganya dia pamer kesuksesan ppdb hari pertama.
    Saya justru kasihan dengan pak Amsori kepala dinas dikpora yang namanya hancuuur karena perilaku bawahannya yang spt itu.

  3. Kasmadi……kasmadi……, logika publik anda tidak jalan sama sekali. Tidak semudah itu minta maaf, anda ini naif betul!

  4. P. Kasmadi adalah seorang guru, mustinya jangan mengatakan : Ini baru pertama , maklum….Wah kalo semua guru berfikiran kayak beliau. Saya kasihan kepada masyarakat yang menjadi korban eksperimen IT anda yang nggak profesional. Saat ini LSM sdg mengumpulkan bukti2 yang kuat untuk menyeret aktor yang menyebabkan keresahan di masyarakat ini.

  5. yth bpk Suryadi P.
    menurut saya sebagai orang tua, saya benar2 bangga; jika anak lebih pintar daripada orang tuanya, siswa lebih pintar daripada gurunya, mahasiswa lebih pintar sama dosennya, dan kemudian ilmu yang didapat bisa diaplikasikan benar2 di masyarakat, kenapa ??? karena dialah nantinya yang akan menggantikan kita, dia harus lebih cerdas dan lebih pintar daripada kita, saya senang dan saya bangga, jika orang yang lebih tua dan tau memberikan pengarahan dan petunjuk kepada anak2 tersebut, bukan dimatikan aktifitasnya.

    mengenai blog kami, itu cacatan harian kami, gak ada maksud dan tujuan lain.

    kami mengharap bpk janganlah sebut2 nama seseorang, kalo bpk merasa kami rugikan atau kami melakukan kesahan dengan bpk, kita kan bisa ketemu, kami senang sekali mari masalah tersebut kita selesaikan sebaik-baiknya, gak perlu harus dipublic seperti ini, makasih

  6. yth bpk wahyu Jatmiko
    tujuan kami hanya klarifikasi yang disampaikan oleh bpk Budi Sartono; bahwa mahasiswa D3 TKJ sebagai pendamping di sekolah2 yang melaksanakan psb online bukan hanya mahasiswa D3 TKJ UNS saja akan tetapi sebagian besar mahasiswa D3 TKJ dari STMIK AUB Surakarta, itu permohonan maaf kami, jika permohonan maaf kami klarifikasi atau menandaskan hal tersebut tidak bisa diterima, silahkan langsung saja sama beliau yang bersangkutan, saya kira ini lebih baik dan lebih bagus.

  7. Yth. Bapak Ibu sekalian
    perkenalkan saya Bowo Winarno, S.Si,M.Kom sebagai Pengelola D3 TKJ UNS, Merasa dirugikan dengan pemberitaan di radar solo hari rabu tgl 16 juli 2008 yang isinya menuding mahasiswa saya sebagai biang kerok kekacauan PPDB online, perlu diketahui bahwa :
    1. mahasiswa kami yang ada di ICT solo cuman 14 orang bukan 20 seperti yang disampaikan Mr. Budi di komisi IV.
    2. mhs kami pada waktu PPDB online hanya melakukan pendampingan INPUT DATA bukan pembuat aplikasi.
    3. Yang membuat sistem PPDB online bukan mhs TKJ UNS, Tapi mhs………………

    Dari berita tersebut saya selangku pengelola TKJ menyampaikan surat klarifikasi ke DINAS DIKPORA SOLO dan tembusannya kepada RADAR SOLO dan Bpk Walikota Surakarta, terima kasih atas dimuatnya info ini di ppdb online.wordpress.com, semoga kejujuran masih di hati kita

  8. Yth. P. Kasmadi,
    Saya sarankan simpan kebanggaan Bpk, dan banggakan nanti di pengadilan yg paling adil : akherat. Itu lebih mulia. Sekarang saatnya mengakui kesalahan, kalo perlu berwudlu, sholat dan minta ampun. Karena banyak masyarakat termasuk sy menjadi korban.
    Saya akan dukung P. Jono untuk mengumpulkan bukti2 yang dibutuhkan untuk menginvestigasi siapa yang sesungguhnya bertanggungjawab. Saya juga setuju : kasihan P. Anshori yang dijadikan tumbal untuk keduakalinya (semoga beliau tabah).
    Salam WK

  9. Saudara Kasmadi ini memang keras kepala & meremehkan persoalan. Mari kita lihat comment beliau di posting yang lain, ini quotenya : “………………….gitu aja repot “.
    Semakin menunjukkan bahwa saudara Kasmadi tidak mau melakukan evaluasi diri, menganggap kesalahan tsb kesalahan kecil. Benar-benar naif !

  10. @admin PPDBONLINE
    Sebagai informasi, tulisan ini sudah dibantahkan http://www2.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=13591

    Kayaknya ada aksi penggrudukan kedua, setelah sebelumnya digeruduk orang tua wali murid…..

  11. Gak usah ribut-ribut
    DISDIKPORA yang salah kesalahan paling utama di “PROGRAMMERNYA YANG BELUM MAMPU” semakin besar bug semakin besar konflik Gak usah ngeyel dan membela diri. Kasihan masyarakat selalu dibuat resah. Gak usah mengakambinghitamkan D3 UNS.
    Klo masih ngeyel dan membela diri tak tuntut lhooo yaaa….
    Kami akan siapkan pasal2 yang menjerat kesalahan anda.
    Udah banyak bukti yang tidak bisa terbantahkan.

  12. moga2 tidak ada penggrudukan yang kedua pak, klo memang tdk konfimasi balik dari dikpora untuk kalayak ramai tentang D3 tkj uns kemarin, moga2 adik2 tkj uns sabar dan berdoa

  13. Kas…dimana nyali loe..kok ga kedengeran lagi..ngumpet dimana loe…komentar ama bantahan loe aku kangenin lho….gitu aja kok repot..kekekkekekkkeeek….
    Nggruduk demi kebenaran dan keadilan ga pa2 lah…..
    digruduk tapi BELIAU-BELIAU tetap ga merasa bersalah…..tapi inget ajalah….ini didunia..kita tunggu pembalasan di akhirat yang…. khoolidi na fi haa abada….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: