PSB Solo tahun 2009

Masih lekat dalam ingatan, proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) online di Kota Solo tahun 2008 kemarin, banyak memunculkan protes di kalangan siswa dan orangtua siswa. Reaksi tersebut dipicu oleh banyaknya kesalahan data input dan output dalam website, sehingga mengakibatkan kerugian bagi siswa. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kebetulan saat itu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo mencoba lepas dari kerja sama dengan Pusat Komunikasi (Puskom) UNS dalam penyelenggaraan PSB online. Berkaca dari pengalaman pahit itulah, untuk tahun 2009 ini, dan memandang Puskom UNS sebagai lembaga yang kredibel menangani PSB onlie, maka Disdikpora kembali menyelenggarakan PSB online, namun dengan menggandeng kembali Puskom UNS sebagai mitra. Walikota Solo, Joko Widodo: Untuk menyelenggarakan Penerimaan Siswa Baru (PSB) online tahun pelajaran 2009-2010, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) mestinya menggandeng Pusat Komunikasi (Puskom) Universitas Sebelas Maret (UNS). Sebab sejauh ini UNS masih merupakan instansi yang kredibel dalam urusan PSB online. Contohnya, saat PSB online dikelola UNS dulu itu, hasilnya jauh lebih baik. Justru ketika diambil alih oleh Disdikpora tahun kemarin, hal itu justru berbuah protes dan kekacauan. Melihat pengalaman PSB online tahun lalu yang kacau, pelaksanaan PSB online kita, khususnya Dinas perlu menggandeng lagi pihak UNS. Memang dalam konteks ini, pihak Pemkot Solo hanya dalam posisi user atau pengguna, sama dengan masyarakat. Sementara ini pakar-pakar dari UNS memang lebih kredibel. Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS), Taufiqurrahman: Penyelenggaraan PSB online di Solo lebih baik jika dihandle langsung oleh Disdikpora Kota Solo. Selain untuk mengurangi ketergantungan dengan pihak lain, hal itu juga sebagai upaya untuk memberdayakan potensi SDM yang ada di jajaran Disdikpora Solo. Apalagi jika dapat memperkecil dana yang akan dikeluarkan oleh Pemkot Solo. Kalau dinas sanggup, mengapa harus menggandeng UNS? Bukankah lebih baik dikerjakan sendiri secara mandiri? Penyelenggaraan PSB online dengan menggandeng pihak ketiga, hanya akan menjadi pembelajaran yang buruk bagi Disdikpora Kota Solo. Disdikpora tentunya harus bisa belajar dari pengalaman lalu saat terjadi kekacauan dalam penyelenggaraan PSB online. Sehingga dalam pelaksanaan tahun ini, setidaknya mereka sudah mempunyai solusi atas kekacauan yang terjadi saat pelaksanaan PSB online tahun lalu. Namun Dinas perlu melibatkan sekolah-sekolah lain dalam melaksanakan PSB online nanti. Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Satryo Hadinegoro: Sekarang yang perlu dipertanyakan, sebenarnya sejauh mana evaluasi yang dilakukan oleh Disdikpora atas “kecelakaan” PSB online tahun 2008 kemarin itu? Itu bisa diurai kelebihan dan kekurangannya. Jika sudah diketahui, lalu bagaimana kesiapan penyelenggaraan PSB online sekarang? Sekaligus, kami juga berharap persoalan lain seperti masalah titipan anak guru supaya diselesaikan dengan bijak, karena persoalan yang kelihatannya kecil seperti itu bisa menjadi masalah karena sensitif. Sekretaris Komisi IV DPRD Surakarta, Bekti Karebet: Khusus untuk kasus titipan anak guru, kami menyarankan, agar dilakukan penambahan point, misalnya seperti point prestasi lainnya. Jadi tidak perlu dengan model titipan. Persoalan bahwa itu putra seorang guru, itu kan bisa saja dapat poin tambahan seperti point prestasi. Tapi yang jelas masalah ini harus segera diatasi, karena termasuk masalah yang sensitif. Kepala Disdikpora Kota Solo, Amsori: Belajar dari kasus tahun kemarin, kita memang harus mempersiapkan PSB online harus lebih matang. Terutama terkait dengan kerja sama rekanan yang sesuai pernyataan Walikota Joko Widodo, yang harus melibatkan kembali Puskom UNS dalam PSB online. Kami sangat mendukung. Ternyata terdapat memorandum of understanding (MoU) atau kerja sama antara Pemkot dengan UNS sejak tahun 2005. Kita sudah jajaki kemungkinan kerja sama itu dengan pihak Puskom UNS, termasuk analisis pengadaan rekanan sesuai dengan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan Keppres 80/2003. Dengan anggaran lebih dari Rp 100 juta, penunjukan rekanan harus sesuai dengan Keprres tersebut. Salah satu celah yang ada, yakni menjadikan rekanan yang bersifat swakelola, sehingga masih dalam koridor Keppres tersebut. Kita juga secara teknis sudah membentuk kepanitiaan PSB online, khususnya di struktural ketua panitia, baik yang membidangi manajemen keuangan serta bidang lain meskipun secara umum kepanitiaan belum lengkap. Mengenai sekolah swasta ada yang ikut PSB online atau tidak, ada beberapa sekolah yang memiliki standarisasi khusus, sehingga diizinkan tidak ikut PSB online, misalnya saja MTA maupun Unrsulin yang memiliki karakteristik khusus. Namun Disdikpora mengatakan tetap akan mengawal sekolah-sekolah yang tidak masuk dalam PSB online supaya tidak mencederai semangat kebersamaan dan yang paling penting tetap dapat dipertanggungjawabkan. Memang, saat ini kami belum menerima petunjuk teknis (Juknis) tentang penyelenggaraan PSB online untuk tahun pelajaran 2009-2010, karena saat ini masih konsentrasi untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Meski demikian, untuk penyelenggaraan PSB online tahun ini kita tetap akan menggandeng pihak ketiga. sumber Dari Joglosemar

2 Responses

  1. smg dikpora bisa berbeneh diri untuk tahun ini, karena saya tahun ini jga masuk sma dan saya harap dikpora solo tidak usah KEMAKI karana kalau tidak bisa bekerja profesional jgn sok2an lebih baik di serahkan ke ahlinya seperti 3 tahun lalu sewaktu saya masuk smp semua sukses krn ditangani oleh uns, maaf kalau kritikannya terlalu pedas tapi itulah ralitanya smg untuk tahun ini dikpora bis lebih baik dari kemarin,,,,,

  2. dimana bisa lihat mas online nya
    trims🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: